Announcement

Collapse
No announcement yet.

Arsitektur Islam & Interior-Interior Masjid yang Biasa

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Arsitektur Islam & Interior-Interior Masjid yang Biasa

    Datang kepada suatu bangsa yg tidak mengenal seni bangunan, alhasil Islam mengenalkan dan menghimpun bangsa tersebut bersama bangsa-bangsa lainnya dan terjadilah Assimilasi Ilmu Pengetahuan dan Seni terhitung Seni Arsitektur.

    Postingan ini menyajikan histori pertumbuhan arsitektur Islam dan beberapa Interior-interior masjid yang menawan di dunia.



    Interior Masjidil Haram Mekkah
    Arsitektur Islam berkembang betul-betul luas baik itu di bangunan sekular ataupun di bangunan keagamaan yang keduanya konsisten berkembang sampai saat ini. Arsitektur terhitung telah ikut membantu membentuk peradaban Islam yang kaya. Bangunan-bangunan yang betul-betul berdampak dalam pertumbuhan arsitektur Islam ialah masjid, istana dan benteng yang kesemuanya mempunyai pengaruh yang betul-betul luas ke bangunan lainnya, yang kurang signifikan, layaknya misalnya bak pemandian biasa, air mancur dan bangunan domestik lainnya.


    Interior Masjid Nabawi

    SENI DAN KAIDAH
    Arsitektur Islam ialah sebuah karya seni bangunan yang terpancar berasal dari aspek lahiriah dan metafisik bangunan melalui rancangan asumsi islam yang bersumber berasal dari Al-Qur’an, Sunnah Nabi, Keluarga Nabi, Teman, para Ulama ataupun cendikiawan muslim. Aspek Lahiriah ialah suatu hal yang menonjol secara jelas oleh panca indra. Format hal ini sebuah bangunan bersama fasad yang mempunyai wujud dan langgam tradisi islam dan dapat dipandang secara jelas melalui beberapa tradisi, layaknya tradisi arab, cordoba, persia sampai peninggalan wali songo. Teladan lahiriah yang biasa digunakan dalam sebuah bangunan sepetri pengaplikasian kubah, ornamen kaligrafi, dan sebagainya. Aspek Metafisik ialah suatu hal yang tidak menonjol panca indra tetapi dapat dinikmati alhasil. Menawan ini lebih kepada dampak atau pengaruh berasal dari hasil desain arsitektur islam tersebut, layaknya bagaimana membuat penghuni/ pengguna bangunan lebih nyaman dan safe saat berada dalam bangunan agar menjadikan penghuni jadi bersyukur. Pengaturan lain hasil desain ruang-ruan dalam sebuah rumah, dapat menjadikan komunikasi orangtua dan anak lebih dekat, agar membuat mereka rajin beribadah.

    Kaidah Arsitektur Islam
    1) Didalam dan luar bangunan tidak terkandung gambar/ornamen yang makhluk hidup yang utuh
    2) Didalam dan luar bangunan terkandung ornamen yang mengingatkan kepada yang Maha Keberadaan, ialah Allah SWT.
    3) Hasil Desain bangunan tidak dimaksudkan untuk pamer dan kepongahan.
    4) Menerapkan ruang-ruang dimaksudkan untuk mendorong menjaga ahlak dan prilaku.
    5) Posisi WC tidak diperkenankan menghadap atau membelakangi kiblat.
    6) Dahulu bangunan tidak merugikan tetangga disekitar
    7) Pembangunan sampai berdirinya bangunan seminimal bisa saja tidak menyebabkan kerusakan alam.
    8) Tiap-tiap warna yang mendekatkan kepada Allah, layaknya warna-warna alam.

    SEJARAH
    Pada tahun 630 M, Nabi Muhammad beserta para temannya sukses menaklukkan Makkah berasal dari kafir Quraish. Pada jaman ini bangunan suci Ka\'bah jadi didedikasikan untuk keperluan agama Islam, rekonstruksi Ka\'bah telah dijalankan sebelum saat Muhammad menjadi Rasul. Bangunan suci Ka\'bah inilah yang menjadi cikal bakal berasal dari arsitektur Islam. Teladan sebelum saat Islam, dinding Ka\'bah dihiasi oleh beragam gambar dan berhala serta beberapa gambar mahluk. Ajaran yang muncul baru-baru ini, terutamanya berasal berasal dari Al Qur\'an, alhasil melarang pengaplikasian simbol-simbol yang membuktikan makhluk hidup terutamanya manusia dan binatang. Pada abad ke-7, muslim konsisten berekspansi dan alhasil mendapatkan kawasan yang betul-betul luas. Masjid kali muslim mendapatkan tanah kawasan baru, yang pertama kali mereka pikirkan ialah tempat untuk beribadah, ialah masjid. Perkembangan masjid di saat-saat permulaan ini betul-betul sederhana sekali, atau kadang-kadang beberapa bangunan diadaptasikan berasal dari bangunan yang telah tersedia sebelumnya.

    PENGARUH DAN GAYA
    Gaya arsitektur Islam yang drastis baru berkembang setelah kebudayaan muslim memadukannya bersama style arsitektur berasal dari Roma, Mesir, Persia dan Byzantium. Pengaturan permulaan yang paling terkenal misalnya Dome of The Rock yang dipecahkan terhadap tahun 691 di Jerusalem.


    Dome of Rock
    Gaya arsitek yang drastis berasal dari bangunan ini misalnya area sedang yang luas dan terbuka, bangunan yang melingkar, dan pengaplikasian pola kaligrafi yang berulang.


    Masjid Agung Samarra ialah masjid yang dibangun oleh khalif Bani Abbasiyah, Al-Mutawakkil di kota Samarra, Irak, terhadap tahun 848 dan konstruksinya selesai tahun 852. Masjid ini dihancurkan tahun 1278 oleh bangsa mongol di bawah Hulagu Khan dan hanya menyisakan dinding luar dan menaranya Malwiya
    Masjid Raya Samarra di Irak, selesai terhadap tahun 847, bangunan berciri khas bersama terdapatnya minaret.

    Juga masjid Hagia Sophia di Istanbul, Turki ikut pengaruhi corak arsitektur Islam. Penggunaan Sultan Mehmet II merebut Istanbul berasal dari kekaisaran Byzantium, mereka merubah sebuah basilika, Hagia Sophia, menjadi masjid (sekarang museum), yang alhasil muslim bahkan mengambil alih beberapa berasal dari kebudayaan Byzantium kedalam kekayaan peradaban islam, misalnya pengaplikasian kubah. Hagia Sophia terhitung menjadi model untuk pembangunan masjid-masjid Islam berikutnya selama kekaisaran ottoman, misalnya masjid Sulaiman, dan masjid Rustem Pasha. <a href="https://inspiring.id/huruf-hijaiyah/"> huruf hijaiyah </a>


    Bekas basilika Hagia Sophia yg dilengkapi 4 menara oleh muslim (kanan atas) dan Masjid Biru yang dibangun atas instruksi Sulatan Ahmed I (tengah bawah)
    Motif yang drastis dalam arsitektur Islam nyaris selalui perihal pola yang konsisten berulang dan berirama, serta struktur yang melingkar. Format hal pola ini, geometri fraktal memegang peranan mutlak sebagai materi pola dalam, terutamanya, masjid dan istana. Sesudah kubah terhitung serupa pentingnya dalam arsitektur islam, pertama kali muncul dalam Dome of The Rock terhadap tahun 691 dan muncul lagi sekitar abad ke-17.




    ARSITEKTUR MOOR
    Pembangunan masjid raya di Cordoba terhadap tahun 785 membuktikan bergeliatnya arsitektur islam di peninsula Iberia dan Afrika Utara. Masjid bersama style Moor betul-betul drastis bersama interior lengkungannya yang penuh dekorasi. Arsitektur moor meraih jaman puncaknya bersama dibangunnya Alhambra, istana sekaligus benteng di Granada, bersama interior yang mempunyai ruangan terbuka yang luas dan sangat mungkin hawa mengalir secara lancar, dan didominasi bersama pengaplikasian warna merah, biru dan emas.

    MASJID KORDOBA
    Mezquita atau Masjid Córdoba ialah sebuah katedral di Spanyol yang dahulu ialah sebuah masjid. Pada jaman kekuasaan Islam di Spanyol Córdoba ialah ibukota Spanyol di bawah pemerintahan dinasti Umayyah. Masjid Reconquista atau Penaklukkan Kembali Spanyol oleh kaum Kristen, gedung ini diubah manfaat menjadi sebuah gereja bersama katedral gotik yang dimasukkan ke sedang gedung berarsitektur Moor ini. Masjid keseluruhan gedung digunakan sebagai gedung katedral diosese Córdoba di Spanyol.



    Masjid Cordoba, terhadap 15 Desember 1994 ditetapkan oleh UNESCO sebagai keliru satu tempat peninggalan yang betul-betul bersejarah dan mutlak di dunia. Masjid itu pertama kali dibangun oleh Khalifah Muslim Abdurahman I terhadap tahun 787. Pembangunannya konsisten dijalankan oleh khalifah-khalifah penerusnya.



    Masjid Cordoba mempunyai ruangan dalam untuk salat, berupa persegi panjang yang dikelilingi oleh lapangan terbuka, layaknya model masjid-masjid peninggalan Umayyah dan Abbasiyah yang dibangun di Suriah dan Irak.


    Mihrab Masjid Kordoba


    Lukisan yang dihasilkan thn 1880 oleh Edwin L Weeks, Sebab membuktikan Masjid Kordoba
    Pada saat pemerintahan Umayyah, Cordoba menjadi ibukota Spanyol di bawah pemerintahan khalifah Islam dan diketahui tidak tersedia tadingannya di Eropa dalam hal kemajuan peradabannya. Cordoba terhadap saat itu terhitung diketahui sebagai sentra ilmu pengetahuan, di mana volume kunjungan ke perpustakaannya mencapai 400.000 kunjungan. Sementara perpustakaan-perpustakaan besar di Eropa, volume pengunjungnya jarang mencapai angka seribu.




    ARSITEKTUR PERSIA
    Persia ialah kebudayaan yang diketahui menjalankan kontak bersama Islam untuk pertama kalinya. Sisi timur berasal dari sungai eufrat dan tigris ialah tempat berdirinya kekaisaran Persia terhadap sekitar abad ke-7. Masjid kedekatannya bersama kekaisaran persia, Islam cenderung bukan saja meminjam tradisi berasal dari persia tetapi terhitung mengadopsinya. Arsitektur Islam mengadopsi banyak sekali kebudayaan berasal dari Persia, bahkan dapat dikatakan arsitektur islam ialah evolusi berasal dari arsitektur persia, yang memang sejak ketidakhadiran Islam, kejayaan Persia jadi pudar yang tunggu digantikan oleh kebudayaan lain.

    Pengaturan berasal dari arsitektur persia yang diadopsi oleh islam ialah Iwan. Iwan (Persia: ایوان Eyvan, Arab: إيوان Iwan) ialah area persegi atau area mihrab yang besar, lazimnya berkubah, berdinding di tiga sisi, bersama keliru satu ujung seluruhnya terbuka. Gerbang resmi menuju iwan disebut pishtaq, arti Persia untuk sebuah gerbang berasal dari fasad bangunan, lazimnya dihiasi bersama kaligrafi, tegel hias mengkilap, dan desain geometris. Masjid definisi sangat mungkin untuk beberapa interpretasi , wujud dan karakteristik keseluruhan dapat betul-betul beragam dalam hal skala, bahan, atau hiasan. Berfungsi yang paling kerap dihubungkan bersama arsitektur Islam, tetapi wujud dihasilkan jauh lebih permulaan dan seluruhnya dioptimalkan di Mesopotamia, sekitar abad ke ketiga selama jangka waktu Persia Parthia.


    salah satu model berasal dari Iwan
    Banyak kota, misalnya Baghdad, dibangun bersama model kota lama persia misalnya Firouzabad. Masjid, sekarang dapat diketahui bahwa dua arsitek yang dipekerjakan oleh Al-Mansur untuk merancang kota terhadap jaman permulaan ialah warisan berasal dari kekaisaran Persia, ialah Naubakht, seorang zoroaster persia, dan seorang Yahudi berasal dari Khorasan, Iran ialah Mashallah. Masjid style persia dapat dipandang berasal dari ciri khasnya ialah pilar batu bata, taman yang luas dan lengkungan yang disupport beberapa pilar. Di Asia Timur, style arsitektur Hindu terhitung ikut pengaruhi tetapi alhasil tertekan oleh kebudayaan persia yang saat itu dalam jaman jayanya.


    MASJID NASIR AL-MULK
    Masjid Nasir al-Mulk (Persia: مسجد نصیر الملك - Masjed-e Naseer ol Molk, Azerbaijan: Nəsirül-Mulk məscidi) ialah masjid tradisional di Shiraz, Iran, yang berlokasi di Goade-e-Araban (dekat masjid yang lebih tenar Shah Cheragh).





    Masjid ini dibangun Selama jaman Qajar, dan tetap digunakan di bawah pemeliharaan oleh Yayasan Nasir al Mulk. Masjid dibangun atas instruksi Mirza Hasan Ali Nasir al Molk, keliru satu raja Dinasti Qajar, terhadap tahun 1876 dan selesai terhadap tahun 1888. Para desainer ialah Muhammad Hasan-e-Memar dan Muhammad Reza Kashi Paz-e-Shirazi.





    Masjid ini menerapkan kaca berwarna di fasad-nya, dan memperlihatkan elemen tradisional lainnya layaknya Panj Kaseh-i (lima cekungan) dalam desain.



    MASJID IMAM
    Shah Mosque (Masjid Jami Abbasi) yang diketahui sebagai masjid Imam (setelah revolusi Islam 1979 di Iran) ialah sebuah masjid di Isfahan-Iran, berdiri di segi selatan Naghsh-i Jahan Square. Dibangun selama jangka waktu Safavi, diperintahkan oleh Shah Abbas yang pertama.



    Masjid ialah model yang betul-betul baik berasal dari arsitektur Islam Iran, dan dianggap sebagai keliru satu karya Masterpiece Arsitektur Persia. Masjid ini teregistrasi, bersama bersama Naghsh-i Jahan Square, sebagai Web Warisan Dunia UNESCO. Pembangunannya dimulai terhadap tahun 1611, dan kemegahannya terutamanya karena estetika ubin mosaik tujuh warna dan prasasti kaligrafi.




    Iwan masjid Imam









    Masjid ini terhitung ditampilkan bersama karya arsitektur bernilai lainnya di Malahan Dunia dalam 80 Treasures yang dipersembahkan oleh sejarawan arsitektur Namun Cruickshank.



    MASJID SHEIKH LUTFOLLAH
    Masjid Sheikh Lutfollah ( Persia : مسجد شیخ لطف الله Masjed-e Sheikh Lotf-ollāh ) ialah keliru satu karya arsitektur berasal dari arsitektur Iran Safawi, berdiri di segi timur Naghsh -i Jahan Square, Isfahan Iran. Dari empat monumen yang mendominasi perimeter Naqsh - e Jahan Square masjid ini ialah yang pertama yang dibangun.



    Pembangunan masjid dimulai terhadap tahun 1603 , dan selesai terhadap tahun 1618. Dibangun oleh arsitek kepala Syaikh Bahai, selama pemerintahan Shah Abbas I berasal dari dinasti Safawi. Masjid ini terhitung teregistrasi sebagai Web Warisan Dunia UNESCO.



    Tujuan berasal dari masjid ini ialah untuk menjadi sebuah masjid bagi keluarga kerajaan, tidak layaknya masjid Shah diatas, yang dibangun untuk biasa. Masjid itulah masjid ini tidak mempunyai menara dan mempunyai ukuran yang lebih kecil . Masjid, orang biasa dan para pelancong terhadap jaman itu tidak diperkenankan masuk ke dalamnya. Masjid tidak sampai seabad kemudian, pintu masjid diakses untuk biasa, orang-orang biasa dan para pelancong bahkan dapat mengagumi usaha Shah Abbas membuat tempat suci ini bagi keluarganya, bersama bangunan dan desain arsitektur yang jauh lebih unggul daripada Masjid Shah.



    Sepanjang sejarah, masjid ini telah disebut bersama nama yang berbeda. Bagi Junabadi itu ialah masjid bersama kubah besar (Masjed - e qubbat - e \' azim), dan masjid kubah ( qubbat Masjed ), pas sejarawan kontemporer Iskandar Munshi menamakannya masjid besar kesucian dan estetika. Di segi lain, pelancong Eropa, layaknya Jean Chardin menyebut masjid bersama menerapkan nama saat ini, dan berasal dari incsrictions Arab di dalam masjid, yang dihasilkan oleh kaligrafer Baqir Banai, nama Sheikh Lutfallah terhitung terdapat. Sheikh Lutfallah ialah imam tenar dan imam istana pertama di Masjid ini.



    Salah satu karakteristik unik berasal dari masjid ini ialah merak di sentra kubah . Terletak Anda berdiri di dalam dan memandang ke komponen sedang kubah, karenanya bakal menonjol burung merak, yang ekornya ialah sinar matahari yang berkunjung berasal dari lubang di langit-langit sisi-sisi kubah.



    MASJID VAKIL
    Masjid Vakil (Persia: مسجد وکیل - Masjed-e Vakil) ialah sebuah masjid di Shiraz, Iran selatan, berlokasi di sebelah barat berasal dari Vakil Bazaar sebelah pintu masuknya. Masjid ini dibangun antara tahun 1751 dan 1773, selama jangka waktu Zand, tetapi dipulihkan lagi di abad ke-19 selama jangka waktu Qajar. Vakil berarti bupati, yang ialah jabatan atau pangkat berasal dari Karim Khan, pendiri Dinasti Zand. Shiraz ialah sentra pemerintahan Karim Khan dan dia banyak mendirikan bangunan-bangunan, terhitung masjid ini.







    Masjid vakil meliputi zona seluas 8.660 mtr. persegi. Masjid hanya mempunyai dua iwan tidak empat layaknya lazimnya, di segi utara dan selatan sebuah lapangan besar yang terbuka. Para Berfungsi dan pengadilan yang dihiasi bersama ubin khas Shirazi, tangkai rangi, fitur karakteristik seni dan industri Shiraz selama paruh ke dua abad ke-18. Ruang sholat (Shabestan), bersama luas sekitar 2.700 mtr. persegi, berisi 48 pilar monolitik diukir dalam spiral, masing-masing bersama model daun Acanthus.



    MASJID SHAH JAHAN PAKISTAN
    Masjid Shah Jahan dibangun terhadap jaman pemerintahan kaisar Mughal Shah Jahan. Masjid di Thatta (100 km / 60 km berasal dari Karachi), provinsi Sindh, Pakistan. Termasuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1993.







    Masjid bahwa seni interior masjid ini diberi pengaruh oleh seni interior persia.



    Masjid Shahjahani tenar bersama arsitektur yang menawan. Masjid ini dibangun terhadap tahun 1647 terhadap jaman pemerintahan Raja Mughal Shah Jahan, terhitung diketahui sebagai Raja Pembangunan. Masjid ini dibangun bersama bata merah bersama ubin berwarna glasir biru bisa saja diimpor berasal dari kota lain di Sindh. Masjid ini mempunyai 93 kubah dan ialah masjid bersama kubah terbanyak di dunia. Masjid ini dibangun bersama akustik yang baik. Seseorang berbincang-bincang dalam keliru satu ujung kubah dapat didengar di ujung lain. Masjid ini ialah hadiah berasal dari Shahjahan untuk orang Sindh karena keramah-tamahan mereka.




    ARSITEKTUR TURKI
    BLUE MOSQUE
    Masjid Sultan Ahmed (bahasa Turki: Sultanahmet Camii) ialah sebuah masjid di Istanbul, kota terbesar di Turki dan ialah ibukota Kesultanan Utsmaniyah ( berasal dari 1453 sampai 1923). Masjid ini diketahui bersama terhitung bersama nama Masjid Biru karena terhadap jaman selanjutnya interiornya berwarna biru.



    Masjid ini dibangun antara tahun 1609 dan 1616 atas instruksi Sultan Ahmed I, yang kemudian menjadi nama masjid tersebut. Masjid dimakamkan di halaman masjid. Masjid ini berlokasi di kawasan tertua di Istanbul, di mana sebelum saat 1453 ialah sentra Konstantinopel, ibukota Kekaisaran Bizantin/Bizantium. Berada di dekat website kuno Hippodrome, serta berdekatan terhitung bersama apa yang dulunya bernama Gereja Kristen Kebijaksanaan Suci (Hagia Sophia) yang sekarang diubah fungsinya menjadi museum.


    Jaraknya memadai dekat bersama Istana Topkapı, tempat kediaman para Sultan Utsmaniyah sampai tahun 1853 dan tidak jauh berasal dari pantai Bosporus. Ia berasal dari laut, kubah dan menaranya mendominasi cakrawala kota Istanbul.



    Masjid ini diketahui bersama nama Masjid Biru karena warna cat interiornya didominasi warna biru. Akan tetapi cat biru tersebut bukan ialah komponen berasal dari dekor autentik masjid, karenanya cat tersebut dihilangkan. Masjid, interior masjid ini tidak menonjol berwarna biru.



    Arsitek Masjid Sultan Ahmed, Sedefhar Mehmet Aga, diberikan mandat untuk tidak kudu berhemat tarif dalam penciptaan tempat ibadah umat Islam yang besar dan menawan ini. Struktur basic bangunan ini nyaris berupa kubus, berukuran 53 kali 51 meter. Seperti halnya di segala masjid, masjid ini diberi bimbingan sedemikian rupa agar orang yang menjalankan Salat menghadap ke Makkah, bersama mihrab berada di depan.



    MASJID YENI VALIDE
    Masjid Yeni Valide (bahasa Turki: \'Yeni Valide Cami\') ialah sebuah masjid Uthmaniyyah berlokasi di tempat Eminönü di Istanbul, Turki. Masjid berlokasi di Golden Horn di komponen selatan Jembatan Galata. Namun bersama Jembatan Galata, Masjid Yeni Valide ialah keliru satu pemandangan tenar di Istanbul. Sebuah pancuran menawan untuk air wudu berdiri di halaman besar dan pondok Sultan dihiasi bersama jubin mengagumkan İznik.



    Pembuatan masjid dimulai terhadap tahun 1597 bersama Safiye Sultan, istri Uthmaniyyah Sultan Murad III. Masjid dimulai oleh arsitek Davut Agha, diteruskan oleh arsitek Dalgıç Ahmed Agha dan disiapkan oleh arsitek Mustafa Agha sewaktu pemerintahan Sultan Mehmed IV terhadap 1663. Blok-blok batu dikirim berasal dari pulau Rhodes telah digunakan terhadap pembuatan masjid. Pembuatan masjid memakan pas selama 66 tahun oleh karena kematian muda Selim III dan Safiye Sultan dan epidemi wabah tersebar luas di Istanbul sewaktu tahun-tahun permulaan pembuatan.





    Kubah Masjid Yeni Valide ialah penggabungan berasal dari Masjid Sultan Ahmed, Masjid Şehzade dan Sedefhar Mehmet Ağa yang menjadi arsitek ialah Sinan. Masjid ketinggian kubah menyerupai piramid ialah ciri-ciri masjid ini. Kubah kecil mempunyai suatu garis sentra 17.5 m dan suatu ketinggian 36 m. Didirikan bersama 4 kubah.



    MASJID SULAIMANIYAH
    Masjid Raya Sulaimaniah ialah sebuah Masjid yang berlokasi di sebuah dataran tinggi di belakang Universitas Istanbul yang ialah peninggalan abadi Islam di Turki. Masjid ini dibangun oleh Suleiman I. Di Masjid ini pula, Selim I, pendiri Daulat Usmani dikuburkan di dalamnya. Masjid ini mempunyai empat menara. Marmer yang digunakan untuk membangun masjid ini berasal berasal dari kawasan Marmarah, semenanjung Arab dan Yaman. Masjid ini terhitung diperindah bersama hiasan berwarna dan tulisan kaligrafi yang ialah hasil karya Ahmad Qurah dan Hasan Syalabi, kaligrafer tenar terhadap jaman Daulat Usmani. Format komplek masjid itu dibangun pula perpustakaan yang memadai besar.





    MASJID MODERN MASAKINI

    Masjid Sheikh Zayed al Nahyan.
    Sheikh zayed al nahyan ialah presiden pertama uni emirat arab yang meninggal dunia sekitar tahun 2004 dan di makamkan di sekitar masjid. Masjid sheikh zayed ialah masjid terbesar ketiga di dunia setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.kecuali berguna sebagai tempat ibadah masjid itu terhitung menjadi tempat tamasya religi. di buka terhadap 2007. masjid ini terlarang untuk non muslim, tetapi sejak maret 2008 otoritas kepariwisataan Abu Dhabi mengizinkan non muslim berkunjung ke masjid ini peranan mempromosikan kebudayaan dan pemahaman keagamaan. Selengkapnya klik disini
    Huruf hijaiyah jumlah 29 untuk belajar cara membacanya mewarnai gambar karakter bersambung atau satu persatu berwarna bisa di download untuk balita arab

  • #2
    Wah sayang seklai kenapa tidak ada fotonya ya padahal saya ingin tahu eksteriornya juga dari pembangunan masjid-masjid tersebut, saya ingin tahu atap degungnya kira-kira ada modifikasi tidak, kan biasanya kalo masjid itu atapnya hanya berupa kubah. Tapi atap masjid biasanya pasti besar sekali ya sehingga menghasilkan efek sejuk.
    Jual UPVC Roof Dengan Kualitas Terbaik Untuk Melindungi Rumah Anda

    Comment

    Working...
    X